Sejarah Catur Xiang qi dan Cara Bermain Catur Xiang qi
Xiangqi (bahasa Tionghoa: 象棋; Hanyu Pinyin: xiàngqí; Wade-Giles: hsiang-ch'i; (Dengarkan)) merupakan permainan dari Cina yang dimainkan oleh dua orang dan termasuk dalam permainan papan berstrategi sekelompok dengan catur, shogi dari jepang, dan janggi dari korea.
Arti kata xiangqi secara harfiah berarti adalah "catur gajah". Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah xiang (gajah).
Ada sedikit keunikan dalam permainan ini adalah adanya bidak meriam, yang memiliki gerak mirip dengan bidak benteng, namun jika hendak menyerang bidak ini harus melompati satu bidak lain, baik bidak musuh maupun bidak kawan.
Catur Cina merupakan sebuah permainan papan cina yang dimainkan oleh dua orang pemain. Xiangqi berada dalam keluarga yang sama dengan catur. Xiangqi bentuk kini berasal dari China, oleh itu diberi gelar sebagai Catur Cina. Konon Permainan ini telah mulai dimainkan, sejak abad ke-4 selepas Masehi di China.

Penyusunan :
Cara bermain Catur Xiangqi :

Arti kata xiangqi secara harfiah berarti adalah "catur gajah". Nama ini berasal dari salah satu buah catur yang dimainkan di atas permainan, yaitu buah xiang (gajah).
Permainan
Permainan ini menggunakan biji-biji pipih melingkar dengan karakter tionghoa tertulis di atasnya. Terdapat buah jiang (raja), shi (menteri), xiang (gajah), ma (kuda), ci (benteng) pau (meriam), dan zu(bidak/pion hitam) atau bing(bidak/pion merah). Buah raja dan menteri dalam catur Cina hanya bisa dijalankan di titik 3×3, konon sesuai dengan fungsi raja beserta menterinya yang tidak boleh keluar dari lingkungan istana. Buah gajah dijalankan secara diagonal 2 totik dan tidak menyeberang ke daerah lawan. Bidak kuda, benteng, dan prajurit langkahnya hampir sama dengan catur biasa, dan buah-buah catur ini dijalankan mengikuti garis dan berdiam di titik sudut perpotongan garis-garis tersebut.Ada sedikit keunikan dalam permainan ini adalah adanya bidak meriam, yang memiliki gerak mirip dengan bidak benteng, namun jika hendak menyerang bidak ini harus melompati satu bidak lain, baik bidak musuh maupun bidak kawan.
Catur
Xiang qi berasal dari zaman purba China, yaitu kira-kira tahun 569
sebelum Masehi, pada zaman masyarakat Feudal. Catur Xiangqi China ini
mempunyai sejarah yang lama dan catatan yang resmi tentangnya telah
muncul negeri -negeri pada Zaman Berperang di China ( Perang Samkok),
Catur Xiangqi yang juga digelar ” Xiang xi” atau ” Ju Zhong Xi ” ini
berevolusi dari sejenis judi sebelum Dinasti Qin dan sejenis Catur Enam
yang populer pada Zaman Berperang Chunqiu pada tahun 770 sebelum Masehi
hingga tahun 476 sebelum Masehi.
Catur Cina merupakan sebuah permainan papan cina yang dimainkan oleh dua orang pemain. Xiangqi berada dalam keluarga yang sama dengan catur. Xiangqi bentuk kini berasal dari China, oleh itu diberi gelar sebagai Catur Cina. Konon Permainan ini telah mulai dimainkan, sejak abad ke-4 selepas Masehi di China.
Xiangqi merupakan salah satu
permainan papan yang paling populer di dunia. Ciri-ciri yang unik
termasuklah pergerakan unik pao (meriam), peraturan yang melarang
panglima (seperti “raja” dalam catur) daripada bertemu dalam garisan
yang sama, serta “sungai” dan “Istana”.
Papan Catur Xiangqi

Penyusunan :
Buah – buahnya disusun secara
simetris, seperti ditunjukkan di bagian atas pamflet ini. Perhatikan
bahwa buah di sisi Merah menggunakan karakter TULISAN yang berbeda dengan buah di sisi Hitam. Mereka adalah buah yang sama dengan kekuatan yang sama.
Nama – nama Bidak catur Xiangqi
Berikut ini adalah nama bidak caturnya, pengucapannya secara lebih kurang, nama terjemahan Bahasa Indonesianya, atau setara dalam catur Internasional.
Cara bermain Catur Xiangqi :
- Tidak seperti catur pada umumnya, catur China ini dimainkan pada titik perpotongan antar garis, bukan di kotak pada papan permainan.
- Panglima / Jenderal bergerak satu titik kanan, kiri, depan, atau belakang. Gerakannya terbatas hanya pada sembilan titik di Istana pada sisi papan miliknya.
- Penasihat juga terbatas gerakannya pada Istana saja. Gerakannya satu titik secara Diagonal.
- Menteri / Gajah bergerak dua titik diagonal . Buah ini dapat dihambat oleh buah penghalang di titik yang berkaitan dengan langkahnya ,dan tidak diperbolehkan melintasi sungai yang terdapat di antara kedua sisi papan.
- Kuda pertama bergerak satu titik di sepanjang garis mendatar atau tegak lurus, dan kemudian satu titik menyilang. Serupa dengan kuda di catur barat, namun kuda ini dapat dihambat oleh buah penghalang.
- Benteng pada catur Xiangqi bisa bergerak sejauh apapun sebanyak yang diinginkan mendatar dan tegak lurus, hingga bertemu dengan bidak lain atau ujung papan.
- Meriam adalah bidak yang khusus, Gerakannya persis Benteng ketika tidak menangkap buah lawan. Namun untuk menangkap buah lawan, harus memiliki satu buah, entah kawan atau lawan, untuk dilompati.
- Tentara bergerak satu titik ke depan. Setelah melintasi sungai, juga dapat bergerak ke kanan dan kiri, tapi tidak pernah bergerak ke belakang. Tidak seperti Pion pada catur barat, buah ini menangkap dengan gerakannya yang biasa . Selain itu, buah ini tidak mendapat kenaikan pangkat saat mencapai ujung papan di sisi lawan layaknya catur barat.
cara bermain catur cina (Xiang Qi)
Xiang Qi meripakan sejenis permainan catur cina (chinese chess).Konon kabarnya permainan ini lahir karena sesuai dengan sejarah cina yang berkaitan dengan pertempuran antara Liu Bang dan Xiang Yu. Xiangqi merupakan salah satu permainan papan yang paling popular di dunia. Ciri-ciri yang unik termasuklah pergerakan unik pao (meriam), peraturan yang melarang panglima (seperti "raja" dalam catur antarabangsa) daripada bertemu dalam garisan yang sama, serta "sungai" dan "istana" yang mengehadkan pergerakan sesetengah buah catur.
Papan berserta bidak yang digunakan sebagai berikut:
Jiang / Shuai (Jendral) berfungsi sebagai Raja
Bidak Raja hanya bisa berjalan di dalam 4 kotak dengan garis miring yang saling bersilangan, dengan dilindungi oleh 2 penasehat
Cara menggerakannya adalah hanya bisa digerakan 1 langkah, baik itu ke kiri, kanan, atas, atau bawah, dan tidak bisa diagonal.
Shi (Penasehat)
Bidak Penasehat sama hal nya dengan bidak raja, hanya bisa berjalan di dalam lingkungan 4 kotak tersebut, dengan catatan cara menggerakannya adalah 1 langkah diagonal seprti dibawah ini
Xiang (Gajah / Mentri)
Bidak Gajah ini pola geraknya juga mirip bidak Menteri pada catur biasa, yaitu berjalan secara diagonal. Bedanya, bidak gajah ini hanya bisa berjalan 4 kotak saja secara diagonal dan tidak boleh melewati sungai(pembatas) / tidak boleh memasuki wilayah musuh.
Ma (Kuda)
Bidak Kuda ini pola geraknya juga mirip bidak Kuda pada catur biasa, yaitu berjalan dengan langkah menyerupai huruf L. Tetapi ada perbedaan yang signifikan, yaitu bidak kuda pada xiang qi tidak bisa bergerak bila ada 1 bidak di depannya, seperti dibawah ini:
atau bisa juga
Ju (Benteng)
Bidak Benteng ini pola geraknya sama persis dengan bidak Benteng yang ada pada catur biasa, yaitu bergerak dan membunuh musuh dengan langkah horizontal / vertikal.
Pao (Meriam)
Bidak ini paling istimewa di Xiang Qi, karena tidak ada pada catur biasa. Bidak ini digerakan menyerupai bidak benteng, yaitu bergerak dengan langkah horizontal / vertikal. Tetapi membunuh musuh dengan melompati 1 bidak lain(baik bidak kawan / lawan) dan menuju bidak target. Gerakanya seperti ini:
atau contoh skak oleh bidak meriam (kebetulan skak mat)
Ping/Zu (Prajurit)
Bidak prajurit ini cara bergeraknya adalah satu langkah ke depan. Dan ketika memasuki area musuh (setelah menyebrangi sungai), bidak prajurit ini bisa bergerak secara horizontal (ke kiri dan ke kanan). Cara membunuh sama juga dengan dengan cara bergeraknya.


Buku
kuno China dari zaman Dinasti Song mempunyai catatan mengenai catur
Xiangqi modern yang paling awal. Pada masa itu, catur Xiangqi merupakan
sejenis permainan dan tidak mempunyai peraturan yang terperinci. Ia
berkembang bersama-sama perubahan zaman dan menggambarkan kebijaksanaan
yang dihasilkan oleh rakyat China. Dengan kata lain, catur Xiangqi China
bukan dicipta oleh seseorang, tetapi merupakan perkembangan sejarah dan
budaya zaman purba China. Teori tradisional China berkait dengan Yin
dan Yang dan ramalan yang menggunakan ilmu Falak amat populer pada zaman
dahulu. Inilah puncak catur ini berkembang menjadi sejenis permainan
yang mempunyai konsep Peperangan.
Menurut
catatan dalam buku Sejarah Budaya Sains China yang ditulis oleh seorang
cendekiawan terkemuka di Britain, yaitu Doktor Joseph Lee. Catur ini
sebagai permainan tradisional China yang masih populer dan digemari
dalam kalangan rakyat China hingga sekarang. 











Comments
Post a Comment