Pengertian Hewan beserta Ciri-cirinya

Pengertian Hewan
Hewan merupakan mahluk hidup yang mampu beradaptasi di berbagai lingkungan. Hewan dapat hidup di laut, air tawar, kutub, dan padang pasir (gurun). Hewan yang ada hanya memakan hewan lainnya. Ada yang parasite, ada yang memakan tumbuhan dan hewan, serta ada juga yang hanya memakan tumbuhan saja. Hewan menampilkan struktur, peran dan aktivitas yang bervariasi. Mereka  dapat ditemukan dalam ukuran, warna, dan bentuk tubuh yang mengagumkan.
Hewan Unta hidup di daerah padang pasir

Pinguin Hidup di daerah kutub Utara
Untuk lebih mengenal hewan, ada baiknya kamu pahami beberapa ciri umum hewan berikut.

  1. Hewan merupakan mahluk hidup eukariotik multiselular (kelompok metazoan).
  2. Hewan tidak melakukan kegiatan fotosintesis. Hewan termasuk mahluk hidup heterotroph dan memperoleh energy dengan cara memakan mahluk hidup lain. 
  3. Hewan secara khas bereproduksi secara aseksual. 
  4. Sel hewan tidak memiliki dinding sel. 
  5. Hewan mmpu merespons dengan cepat terhadap rangsang dari luar. Kemampuan tersebut merupakan hasil aktivitas sel saraf, otot (jaringan kontraktif), atau keduanya. 
  6. \Hewan merupakan mahluk hidup yang motil (aktif bergerak) selama tahap tertentu dalam siklus hidupnya. Hewan yang diam (stasioner) sekalipun, misalnya hewan spons, memiliki tahap motil berupa larva yang berenang.

Semua hewan dipercaya sebagai hasil evolusi dari nenek moyang Protista. Diperkirakan ada sekitar 34 filum hewan yang hidup di planet bumi ini. Pada umumnya, para ilmuwan mengelompokkan dunia hewan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang. Dalam hal ini, hewan dibedakan atas dua kelompok besar, yaitu invertebrate dan vertebrata. Invertebrate (bahasa Latin, in = vertebrae =tulang belkang) merupakan kelompok hewan tidak bertulang belakang, sedngkan vertebrata merupakan kelompok hewan bertulang belakang.
Berdasarkan persamaan dan perbedaannya, kelompok hewan invertebrate dapat dikelompokkan ke dalam beberapa filum. Hewan tersebut ada yang di kelompokkan ke dalam filum Porifera, Coelenterata, Plathyhelminhtes, Nhemathelminthes, Annelida, Mollusca. Anthropoda, Echinodermata, dan sebagian kecil ditempatkan ke dalam filum Chordata yang dikenal sebagai kordata invertebrate. Pada umumnya, filum Chordata terdiri atas hewan vertebrata yang ditempatkan dalam takson subfilum Vertebrata. Kelompok hewan vertebrata meliputi ikan, reptile, burung, dan mamalia.
Apa yang disebut dengan hewan itu? Pertanyaannya tampaknya cukup sederhana, tapi jawabannya membutuhkan pemahaman tentang beberapa karakteristik yang lebih jelas dari organisme, seperti multiseluleritas, heterotrophy, motilitas, dan kata-kata lain sulit ucapkan. Namun kali ini hanya akan mengulas tentang ciri umum dari hewan, tentunya hal ini tidak terlalu sulit untuk diucapkan dan dipahami. Berikut ini merupakan ciri umum dan khusus dari hewan.

Ciri umum hewan:

1. Tubuhnya tersusun dari banyak sel (multiseluler)
2. Sudah memiliki membran inti sel (eukariotik)
3. Selnya tidak memiliki dinding sel
4. Tidak dapat membuat makanan sendiri, sehingga kebutuhan makanannya tergantung pada organisme lainnya (tumbuhan atau hewan lainnya) sehingga bersifat heterotrof.
5. Reproduksi umumnya dilakukan secara kawin (seksual) beberapa ada yang dilakukan secara tidak kawin (aseksual)
6. Gerakannya aktif dan dapat berpindah tempat.

Ciri khusus hewan:

1. Mempunyai lidah panjang dang lengket. Contoh hewan yang mempunyai lidah panjang dan lengket yaitu bunglon, landak semut, cicak, dan tokek. Lidah penjang dan lengket berguna untuk menangkap mangsa.
2. Mempunyai kemampuan ekolokasi. Contoh hewan yang memiliki kemampuan ekolokasi adalah kelelawar. Kemampuan ekolokasi berguna untuk mendeteksi benda-benda ditempat gelap.
3. Mempunyai kulit berduri. Contoh hewan yang mempunyai kulit berduri yaitu landak. Kulit berduri berguna untuk melindungi diri dari musuh.
4. Mempunyai kaki berselaput. Contoh hewan yang memiliki kaki berselaput adalah itik, katak, dan angsa. Kaki berselaput berguna untuk berenang.
5. Menyemprotkan cairan hitam seperti tinta. Contoh hewan yang menyemprotkan cairan hitam seperti tinta adalah cumi-cumi dan gurita. Hewan-hewan tersebut menyemprot kancairan hitam seperti tinta untuk melindungi diri dari musuh.
6. Mempunyai rangka luar. Contoh hewan yang memiliki rangka luar adalah kepiting dan udang. Rangka luar berguna untuk melindungi tubuh.
7. Mempunyai bantalan perekat pada kakinya. Contoh hewan yang memiliki bantalan kaki berperekat adalah cicak dan tokek. Bantalan berperekat pada kaki berguna untuk merayap di dinding.
8. Mempunyai mata dan pendengaran yang tajam. Contoh hewan yang memiliki mata dan pendengaran yang tajam adalah burung hantu. Mata dan pendengaran yang tajam berguna untuk mencari makan di malam hari.
9. Mempunyai punuk hewan yang mempunyai punuk adalah unta. Punuk berguna untuk menyimpan makanan cadangan berupa lemak.
10. Mengeluarkan bau menyengat. Contoh hewan yang mengeluarkan bau menyengat adalah walang sangit dan sigung. Bau menyengat ini berguna untuk mengusir musuhnya.
11. Mempunyai sengat beracun. Hewan yang memiliki sengat beracun adalah lebah dan kalajengking. sengat beracun berguna untuk melindungi diri dari musuhnya, kemampuan autotomi memutuskan ekornya. Contoh hewan yang mampu melakukan autotomi adalah cicak dan kadal. (utotomi berguna untuk mengelabui musuhnya.
12. Dan lain sebagainya.
Manfaat Dari Hewan
Manfaat Hewan:
 1. Sumber Pangan
Hewan adalah salah satu sumber makanan utama manusia. Hewan menghasilkan sumber pangan berupa daging, susu, dan telur. Hewan yang biasa dimanfaatkan sebagai sumber pangan manusia adalah sapi, ayam, babi, ikan, bebek, kambing, dll. Namun, ada beberapa manusia yang tidak memakan hewan tertentu (seperti babi dan sapi) dan bahkan ada manusia yang sama sekali tidak memakan pangan yang bersumber dari hewan (vegetarian).
2. Bahan Baku Sandang
Kulit hewan dikenal sebagai bahan baku sandang yang bersifat mewah dan mahal. Karena untuk mendapatkannya harus membudidayakan terlebih dahulu mengingat beberapa hewan yang diambil kulitnya merupakan hewan langka. Selain itu jumlahnya juga langka di pasaran sehingga harganya semakin mahal. Contoh bahan baku sandang dari hewan adalah bulu domba (kain wol), kepompong ulat sutera (kain sutera), dan kulit buaya (bahan baku tas, jaket, dan sepatu).
3. Alat Transportasi
Sebelum ada alat transportasi modern atau yang menggunakan mesin uap, hewan selalu diandalkan untuk mengangkut manusia dan barang-barang. Hewan yang biasa dijadikan alat transportasi adalah kuda, kerbau, gajah, dan unta.
4. Bahan Perhiasan dan Kerajinan
Meskipun saat ini masih kontroversial karena kebanyakan menggunakan hewan langka, namun masih saja ada yang memanfaatkan hewan sebagai bahan baku perhiasan dan kerajinan. Contohnya adalah harimau yang diambil kulitnya, gajah yang diambil gadingnya, burung merak yang diambil bulunya, dan penyu. Namun ada beberapa hewan yang secara legal dapat dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan seperti kerang yang diambil mutiaranya dan kulit sapi atau kerbau yang dijadikan bahan baku kulit wayang.
5. Penghasil Pupuk
Kotoran dan urin hewan merupakan pupuk yang baik bagi tumbuhan. Pupuk yang sering disebut sebagai pupuk kandang ini memiliki keunggulan antara lain lebih ramah lingkungan dan baik digunakan dalam jangka panjang. Bahkan ada yang mengintegrasikan peternakan sapi dan pertanian.
6. Sebagai Bahan Obat
Dari masa sebelum ada obat kimia hingga saat ini, hewan menjadi salah satu bahan bakunya. Lemak hewan juga dijadikan media sintesis zat kimia untuk bahan baku obat. Ada juga yang menggunakan hewan sebagai obat-obatan alami seperti minyak ikan, bisa ular, madu, dan cacing 

Penggolongan Hewan / Binatang

Berikut ini adalah beberapa jenis penggolongan hewan dan contoh jenis hewan yang tergolong didalamnya.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Tempat hidupnya

Penggolongan Hewan berdasarkan Tempat hidup pada umumnya digolongkan menjadi 3 yakni :
  1. Hewan yang hidup di Darat; contohnya Harimau, Anjing, Kucing, Sapi, Kuda, Kambing, Ular, dan lain sebagainya.
  2. Hewan yang hidup di Air; Hewan air terdiri dari Hewan yang hidup di air laut yaitu Ikan Kakap, Ikan Sardin, Ikan Tongkol, Ikan Tenggiri, Ikan Tuna dan lain sebagainya. Sedangkan Hewan yang hidup di air tawar antara lain Ikan Gurame, Ikan Nila, Ikan Mujair dan lain sebagainya.
  3. Hewan yang hidup di Darat dan Air, Hewan jenis ini biasanya disebut dengan Hewan Amfibi (Amphibia) yaitu Hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam. Contoh Hewan Amfibi diantaranya adalah Katak, Kadal dan Sesilia.

Penggolongan Hewan berdasarkan Jenis Makanannya

Penggolongan Hewan berdasarkan Jenis Makanan digolongkan menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Herbivora (Hewan Pemakan Tumbuhan); contoh Hewan Herbivora antara lain Sapi, Kambing, Kuda, Kelinci dan lain sebagainya.
  2. Karnivora (Hewan Pemakan Daging); contoh Hewan Karnivora diantaranya adalah Kucing, Singa, Harimau, Anjing, Serigala dan masih banyak lagi.
  3. Omnivora (Hewan Pemakan Daging dan Tumbuhan); contoh Hewan Omnivora diantaranya Tikus dan Ayam.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Penutup Tubuhnya

Hewan yang digolongkan berdasarkan penutup tubuhnya terdiri dari 3 jenis, yaitu :
  1. Hewan Bersisik; Contoh Hewan yang penutup tubuhnya adalah sisik diantaranya adalah Ular dan Ikan
  2. Hewan Berbulu; Contoh Hewan yang tubuhnya ditutupi oleh Bulu antara lain Ayam, Burung, Itik dan angsa.
  3. Hewan Berambut; Contoh Hewan yang berambut diantaranya adalah Kucing, Anjing, Monyet, Beruang, Singa dan masih banyak lagi.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Cara Bergeraknya

Hewan yang digolongkan berdasarkan Cara bergeraknya terdiri dari 4 jenis, diantaranya adalah :
  1. Hewan yang bergerak dengan Kaki; Contoh Hewan yang bergerak dengan Kaki diantaranya adalah Kucing, Kuda, Anjing, Singa, Jerapah, Gajah, Harimau, Tikus, Serigala dan lain sebagainya.
  2. Hewan yang bergerak dengan Sayap; Contoh Hewan yang tergolong dalam jenis ini adalah burung, kupu-kupu, dan serangga bersayap lainnya.
  3. Hewan yang bergerak dengan perut; Hewan jenis ini sering disebut dengan Hewan Melata atau Hewan Reptil, contohnya ular, buaya, komodo dan kadal.
  4. Hewan yang bergerak dengan sirip; Contohnya Ikan.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Cara Berkembang Biaknya

Penggolongan Hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya terdiri dari 3, yaitu :
  1. Ovipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. Contohnya Ayam, Itik, Penyu dan Ikan.
  2. Vivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak. Contohnya Kerbau, Kuda, Kambing, Gajah, Kucing, Kelinci, Tikus dan masih banyak lagi.
  3. Ovovivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak dan bertelur. Contohnya Ular.

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya diantaranya adalah :
  1. Hewan yang bernafas dengan Insang. Contohnya Ikan.
  2. Hewan yang bernafas dengan Paru-paru. Contohnya Anjing, Paus, Kucing, Harimau, Singa,Serigala dan lain sebagainya.
  3. Hewan yang bernafas dengan Kulit. Contohnya Cacing Tanah.
  4. Hewan yang bernafas dengan Trakea. Contohnya Kupu-kupu, lebah, semut dan lain-lain.
  5. Hewan yang bernafas dengan Paru-paru dan Kulit. Contohnya Katak.

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Catur Xiang qi dan Cara Bermain Catur Xiang qi

Mantra-Mantra Buddhis

Ciri-Ciri Cowok Jatuh Cinta Kepada Cewek